Musyawarah Provinsi (MUSPROV) APINDO Kalimantan Timur

DPP APINDO Kalimantan Timur menyelenggarakan Musyawarah Provinsi (MUSPROV), Jumat (9/8/2019). Musprov tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dan dihadiri oleh Ketua Umum DPN APINDO, Hariyadi B.Sukamdani, Ketua DPN APINDO Bidang Organisasi dan Pemberdayaan Daerah,Dedy Widjaja, Dewan Pertimbangan DPP APINDO Kalimantan Timur, Gunawan, para Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota Se Kalimantan Timur, Pengurus Korwil KSBSI Kalimantan Timur, Anggota dan para tamu undangan.
Seluruh peserta MUSPROV menerima tanpa syarat Laporan Pertanggungjawaban DPP APINDO Kalimantan Timur masa bhakti tahun 2014 - 2019 dan selanjutnya memilih kembali M. Slamet Brotosiswoyo sebagai Ketua DPP APINDO Kalimantan Timur masa bhakti tahun 2019 - 2024.
Dalam sambutannya  Ketua DPP APINDO Kalimantan Timur M. Slamet Brotosiswoyo menyampaikan bahwa hubungan APINDO dan Serikat Buruh/Serikat Pekerja sangat harmonis.  DPP APINDO Kalimantan Timur juga telah merekomendasikan dan berhasil menempatkan para kader pengurusnya menjadi Hakim Adhock Pengadilan Hubungan Industrial.  APINDO Kalimantan Timur juga bekerjasama dengan berbagai lembaga antara lain seperti  Asia Competiteveness Institute (ACI ) Singapore,  untuk survei daya saing usaha dan mempunyai peringkat yang baik namun masih belum optimal investor masuk ke Kalimantan Timur.  Salah satunya dikarenakan kurangnya infrastruktur yang memadai.  Terkait dengan Upah Minimum masih banyak pengusaha yang berkeberatan.  APINDO Kalimantan Timur mengusulkan terkait dengan Upah Minimum diadakan cluster UMP untuk pengusaha Kecil, Menengah dan Besar.
Sementara itu, Ketua Umum DPN APINDO, Hariyadi B. Sukamdani menyampaikan perlunya meletakkan program yang jelas untuk kesejahteraan rakyat khususnya terkait dengan penciptaan lapangan kerja.  Revolusi industri 4.0 menjadi sesuatu yang tidak terelakkan, meskipun kondisi tersebut perlu juga memperhatikan 96,8 juta penduduk yang masih miskin.  Untuk itu, harus ada program yang jelas dan bukan sekedar wacana yang tidak menyelesaikan masalah.  Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor mengajak para pengusaha untuk tetap memiliki motivasi yang kuat dalam berinvestasi di Kalimantan Timur dan tidak bosan menyampaikan sejumlah keluhan. Pemerintah Daerah akan mendalami, memperhatikan, dan mengambil langkah-langkah komprehensif dan konstruktif.





Kamis, 15 Agustus 2019 |