| Kurs | Jual | Beli |
| Pertemuan DPN APINDO dengan delegasi CNCPEC (China National Committee for Pacific Economic Cooperation) |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Monday, 02 May 2011 00:00 |
|
ACFTA (Asean- China Free Trade Area) beberapa waktu terakhir ini menjadi sebuah isu yang sering dibahas oleh masyarakat Indonesia. Banyak media cetak juga elektronik yang sering menyertakan berita mengenai ACFTA dan efeknya yang menjadi sebuah pembicaraan yang berujung pada rasa kuatir akan perekonomian nasional Indonesia, meningkatnya pengangguran dan sulitnya industri nasional untuk bersaing karena adanya barang ekspor dari China yang harganya lebih murah dari produk lokal Indonesia. Dengan adanya kunjungan Perdana Menteri China Wen Jiabao ke Indonesia pada 28-30 April 2011 tentunya menjadi sebuah wacana yang tepat untuk Indonesia dapat memperbaiki kerjasama antara Indonesia dan China khususnya di sektor Industri agar Indonesia dapat bersaing dengan adanya ACFTA. Terkait kunjungan tersebut DPN Apindo (Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia) pada tanggal 28 April 2011 menerima delegasi China National Committee for Pacific Economic Cooperation (CNCPEC) yang dipimpin oleh Seketaris Jendral CNCPEC Wu Zhenglong. Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum DPN Apindo Sofjan Wanandi antara lain menjelaskan mengenai kegiatan yang telah dilakukan Apindo selama ini sebagai Asosiasi Pengusaha Indonesia dan hubungan kerjasamanya yang telah terbentuk sampai saat ini baik di dalam negeri maupun luar negri. Pembahasan utama antara Apindo dengan CNCPEC adalah mengenai kerjasama bisnis antara pengusaha nasional dengan China karena penjanjian kerjasama ACFTA telah menghasilkan banyak hal tetapi dalam pelaksanaannya sejak diberlakukan ACFTA neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit mencapai ± 5 milyar USD, dampak terbesar dirasakan oleh UKM nasional karena kalah bersaing dengan produk China yang lebih murah. Ketua Umum juga mengajak kalangan pengusaha China untuk meningkatkan investasi di bidang industri manufakturing padat karya yang dapat menciptakan kesempatan kerja seperti infrastruktur, bidang energi, petrokimia dan furniture. Karena bagaimanapun dalam konstelasi perekonomian global seperti sekarang Indonesia dan China harus membangun hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Hal tersebut disambut baik oleh Sekretaris Jendral CNCPEC Wu Zhenglong dan dalam diskusi ini, beliau pun menyatakan memiliki perhatian yang tinggi kepada hubungan ekonomi bilateral China-Indonesia, sehingga dengan adanya pertemuan ini diharapakan dapat meningkatkan dialog antara kedua negara. Dalam kesempatan kali ini delegasi CNCPEC membawa perwakilan dari 7 perusahaan dari China yang berkecimpung di sektor Energi Terbarukan, IT-Software, Engineering, Transportasi dan Pariwisata serta wartawan dari China Central Television (CCTV). Dengan adanya pertemuan ini kedua belah pihak sepakat untuk terus berkomunikasi dan menjajaki kerjasama antara lain melalui business matching, dialog bisnis, serta menjajaki peluang bisnis di sektor Energi Terbarukan, IT-Software, Engineering, Transportasi dan Parawisata.
|
| Last Updated on Monday, 16 May 2011 10:59 |

















