Berita

Apindo Ingin Buruh Sebagai Partner Pengusaha
02 Feb 2010

(Berita Daerah- Nasional) - Ketua DPN Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Sofjan Wanandi, mengatakan, pihaknya telah berkeinginan untuk menjadikan buruh sebagai partner pengusaha.

" Kebijakan pertama Apindo akan membuat buruh sebagai partner kita," kata Sofjan Wanandi di Jakarta, Kamis, dalam acara HUT Apindo ke-48 (1952-2010), peresmian kantor baru DPN Apindo, dan peresmian Apindo Training Center.

Menurut dia, buruh sebagai pekerja tidak boleh terlampau ditekan dan dimanfaatkan hanya demi kepentingan pengusaha semata.

Pihaknya menegaskan Apindo memiliki tujuan untuk menjadikan buruh sebagai partner.

"Saat ini kita memiliki gedung baru dan training center yang nantinya akan ada lima kelas yang mengajar pengusaha dan pimpinan serikat pekerja," katanya.

Ia menginginkan gedung pusat Apindo yang terletak di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, itu tidak hanya menjadi milik pengusaha tetapi juga buruh alias pekerja.

"Pengusaha maupun pekerja sudah saatnya tidak lagi dipertentangkan, sekarang sudah berubah, kita adalah partner," katanya.

Hal itulah yang menjadi tujuan kepemilikan gedung Apindo yakni melakukan pelatihan kepada pekerja sekaligus pengusaha.

"Di sini kita juga harapkan buruh merasakan sebagai rumahnya supaya mereka bisa berpartisipasi membangun negara," katanya.

Ia berpendapat, Apindo tidak mungkin berhasil sampai seperti saat ini tanpa kerja sama dengan serikat pekerja.

Ke depan Apindo menginginkan untuk terus memperkuat organisasinya, membuat advokasi, memperkuat training center, dan memperkuat UKM di Indonesia agar semakin mandiri.

"Apindo tidak hanya pengusaha saja anggotanya, ini bukan kelompok majikan, tetapi kami ingin mengajak yang kecil untuk membangun bangsa ini," katanya.

Pada kesempatan itu hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, para pengusaha, dan serikat pekerja.

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, mengatakan, menyambut baik komitmen partnership antara pengusaha dan pekerja.

"Partnership itu saya harapkan sebab tanpa ada hubungan industrial yang baik antara pengusaha dan pekerja tidak mungkin persoalan bisa diselesaikan," katanya.



Selanjutnya | Sebelumnya

Polling

Setujukah anda SKB Menteri tentang Pengoptimalan Beban Listrik Melalui Pengalihan Waktu Kerja Pada Sektor Industri di Jawa - Bali ?
Ya
Tidak
Tidak Tahu

Site APINDONET

Pelayanan APINDO kepada anggota dan masyarakat melalui penyediaan informasi terkini, seperti Upah Minimum Provinsi / Kota / Kabupaten, Peraturan Perusahaan / Perjanjian Kerja Bersama, Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, Produktivitas, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K-3), Clean Production,...
www.ApindoNet.or.id